PERS dan Indonesia

 

Gambar : https://www.headline.co.id/9902/anggota-dpr-minta-pemerintah-bantu-usaha-pers-di-masa-pandemi

Halo teman teman! Dalam kehidupan berdemokrasi pers memiliki peran yang penting, karena dengan adanya pers mereka dapat menyalurkan pendapat dari rakyat untuk dipublikasikan kepada masyarakat yang lainnya. Lalu, perkembangan apa yang terjadi selama masa pergerekan nasional? Yuk kita simak! 

Pada masa pergerakan nasional, pers memiliki beberapa perkembangan salah satunya adalah terdapat peraturan baru yaitu : 

Tahun 1906, aturan dalam Reglemeny op de Drukweken in Nederlandsch Indie diubah menjadi bersifat represif (menuntut penerbit untuk mengirimkan surat kabat produksinya sebelum dicetak pemerintah)”. Pemerintah kolonial juga mengeluarkan pasal-pasal yang berlaku sejak 1918, yang dikenal sebagai Hatzaai Artikelen yang berisi ancaman hukuman untuk siapa pun yang menyebar kebencian atau hinaan kepada pemerintah Hindia Belanda.

Pada abad ini banyak bermunculan surat kabar berisi advokasi dan hal-hal politis salah satunya adalah surat kabar Medan Prijaji yang dipimpin oleh RM. Tirto Adhi Soerjo. Surat kabar ini dianggap menjadi tonggak awal surat kabar dari perusahaan milik pribumi yang menyediakan sarana advokasi dan berpolitik untuk masyarakat.

Selama masa pergerekan nasional muncul beberapa tokoh pergerakan yang juga merupakan tokoh pers. Sebagian besar dari mereka menjabat sebagai pemimpin redaksi seperti :
  • HOS Tjokroaminoto pemimpin redaksi Oetoesan Hindia dan Sinar Djawa, 
  • Ki Hadjar Dewantara pemimpin redaksi Persatuan Hindia, 
  • Dr. Tjipto Mangoenkoesoemo yang memimpin De Express, 
  • Semaoen pemimpin penerbitan Sinar Djawa. 
  • Soekarno pemimpin redaksi Fikiran Ra’jat dan Persatoean Indonesia, 
  • Mohammad dibantu oleh Sutan Sjahrir memimpin Daulat Ra’jat, 
  • Agus Salim pemimpin redaksi Neratja, 
  • Amir Syarifudiin pemimpin redaksi Benteng , dan masih banyak tokoh yang lainnya. 
Surat kabar yang diterbitkan pada abad ke-20 sebagian besarnya mencerminkan ideologi para pengelolanya, baik yang dianut oleh individu maupun sebuah organisasi. Pada masa ini hadir pula surat kabar orang-orang Tionghoa dan orang-orang India. Surat kabar untuk perempuan yang dikelola oleh pribumi juga muncul dengan nama Poetri Hindia. Terdapat juga surat kabar yang banyak memberitakan berita olahraga muncul dengan nama Pemberita Betawi. Oh iya! Berikut ini ada satu video yang dapat membantu untuk pemahaman materi.


Oke teman - teman, sampai sini dulu penjelasan yang kita sampaikan. Semoga dengan membaca blog kami teman teman dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang pengertian pers dan perkembangannya dengan baik. Terimakasih!







Daftar Pustaka
https://guruppkn.com/perkembangan-pers-di-indonesia
https://www.patikab.go.id/v2/id/2013/04/01/peranan-pers-dalam-pergerakan-nasional-indonesia/
https://www.kompasiana.com/dismas/5a6d2454ab12ae2d81685b22/peranan-pers-dalam-perkembangan-indonesia 
https://www.beritasatu.com/suara-pembaruan/tajuk/6287/peran-pers-di-era-digital

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aktivitas Fisik bagi Kehidupan dan Demokrasi

Demokrasi dan Indonesia